Yakin Main Ke Mall Lebih Seru? Coba Intip Museum ini Dulu Deh!

Weekend ke Mall terus, nggak bosen apa? Nggak cuma lo, tapi gue juga sering kok ngabisin akhir pekan cuma berkunjung ke Mall, dan kesana cuma belanja, makan, nonton, gitu aja terus sampe Bang Rando gantiin Eminem.

Tapi, pernah nggak sih lo selama weekend tuh berkunjung ke tempat-tempat bersejarah di Jakarta? Gue, belakangan ini pengen lebih sering menghabiskan waktu buat pergi ke Museum-Museum yang emang sudah ada di Jakarta. Tujuannya selain pengen tau banyak tentang sejarah dan kebudayaan-kebudayaan Indonesia, gue juga mau pamer kalau “Weekend gue di Museum, bukan di Mall” HAHAHA!!

img_5446

Ya, mungkin emang buat yang ngeliat postingan gue di Social Media, banyak yang negative dan ada yang positive, mulai dari komen yang sarkas sampe komen yang bikin gue pengen ngasih permen yuppy sekilo. Nggak usah panjang lebar gue nulis, nanti lo malah kabur dan males baca tulisan gue sampe bawah, wahehehhehe. Walaupun gue bakalan nulis panjang banget sampe bawah nanti

Well, kemarin hari minggu tanggal 18 September 2016 gue memutuskan untuk dateng ke salah satu Museum yang berada di kawasan Jakarta Pusat. Yup! Museum Perumusan Naskah Proklamasi, sebenarnya gue mau dateng ke tempat ini udah dari sebelum 17Agustusan kemarin, tapi apa boleh buat gue nggak kesampean, karena ngajak teman-teman gue kesini pada nggak mau dengan alesan yang macem-macem.

dibacaja.com

Yey! Finally here!! Akhirnya, gue kesampean juga buat dateng ke Muesum Perumusan Naskah Proklamasi yang terletak di Jl. Imam Bonjol No.1 Jakarta Pusat. Museum ini keren banget menurut gue, dan agak lumayan bikin jatung gue dag…dig…dug…ser… selain kagum karena semua yang ada di sini, gue juga kagum sama patung-patung yang mejeng.

JAM BUKA MUSEUM

– Senin Tutup
– Selasa s.d Kamis Pukul 08.00-12.00 WIB dan Pukul 13.00-16.00 WIB
– Jumat Pukul 08.00-11.30 dan Pukul 13.00-16.30 WIB
– Sabtu/Minggu Pukul 08.00-16.00 WIB

KARCIS MASUK
– Dewasa Perorangan Rp2000
– Rombongan Dewasa (min. 20 orang) Rp1000/orang
– Perorangan Anak – anak Rp1000
– Rombongan Anak – anak (min. 20 orang) Rp500/orang
– Pengunjung Asing Rp10.000

Museum Perumusan Naskah Proklamasi dibacaja.com

Kalau lo baru masuk ke Lobby, nanti lo akan disapa sama petugas yang udah duduk rapi di meja pendaftaran, selain itu lo juga bakalan di kasih buku panduan yang menceritakan seisi museum tersebut. Oh iya, nanti lo bakalan ditanyain sama sang petugas, mau muter dulu atau mau diajak untuk melihat film? Kalau gue sih milih untuk menonton film yang berkisahkan tentang sebelum terjadinya Proklamasi pada tahun 1945 yang lalu.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Maaf ya gelap, soalnya lagi di ruang pemutaran film

SUMPAH! Filmnya keren dan bagus banget.” kurang lebih begitu yang ada dikepala gue pas gue nonton film yang berisi tentang sejarah Indonesia, dan saat-saat dimana Perumusan Naskah Proklamasi sedang dilakukan. Ruangannya lumayan gede, nggak kecil juga kira-kira muat 40 orang lah, udah gitu AC-nya dingin banget. Kebayang nggak? Gua cuma ber empat waktu itu, dan ruangannya dingin.

 

Selesai gue nonton, gue jadi nyesel kenapa pas sekolah gue nggak pernah pergi kesini ya? Pasti kalo gue dateng kesini kan nilai sejarah gue bakalan bagus banget, wahehe.

 

Museum perumusan Naskah Proklamasi
Buku panduan buat muterin Museum

Nonton selesai, sekarang saatnya kita berputar-putar mengelilingi Museum Perumusan Naskah Proklamasi. Sebelum gue ngelanjutin tulisan gue dan buat lo yang  lagi baca, supaya nggak bete karena tulisan gue nanti bakalan panjang banget ini, gimana kalau sambil dengerin lagu? Coba buka youtube atau spotify terus klik ini, biar nggak bosen sambil denger lagu ya. HAHA!! Udah buka spotify? Yuk, kita lanjut ceritanya.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Ruang tunggu di Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Nanti di sini lo bakalan bisa ngelihat barang-barang peninggalan dari ke-28 Pahlawan yang menceritakan tentang detik-detik sejarah peristiwa pada saat perumusan naskah proklamasi yang hadir dalam peristiwa tersebut. Selain itu, lo juga bisa melihat keempat ruangan yang tersedia di museum ini.

Mulai dari Ruang Pertemuan yang merupakan salah satu tempat paling bersejarah dan kalau nggak ada tempat ini nggak bakal jadi deh tuh Naskah Proklamasi, karena tempat ini adalah tempat dimana bertemunya Ir. Soekarno, Drs. Moh Hatta, dan Mr. Ahmad Soebardjo yang diterima oleh Laksamana Tadashi Maeda.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Ruangan tempat dimana Ir. Soekarno sedang menuliskan naskah Proklamasi

Terus kita muter dikit kebelakang, tepatnya ruang kedua dan tempat yang paling penting juga di museum ini. Tempat dimana Ir. Soekarno menuliskan Naskah Proklamasi  dan ditemani oleh Drs, Moh. Hatta dan Mr. Ahmad Soebardjo. Di sini kamu juga bisa melihat patung dari ketiga Pahlawan tersebut yang lagi duduk dimeja panjang dan lo juga bisa melihat naskah asli dari Proklamasi yang ditulis sendiri oleh Ir. Soekarno.

Masih penasaran ada apa aja kan? Makanya, baca terus sampe abis ya. Ambil cemilan gih!

Sekarang kita  masuk di ruangan ketiga nih, tepatnya ada ditengah-tengah ruangan dan kalau lo baru masuk pasti lo bakalan di sambut sama patung dari Sayuti Melik yang sedang menuliskan naskah Proklamasi yang sudah resmi disetujui oleh para hadirin yang di tulis oleh Ir. Soekarno. Di tempat ini tentunya Sayuti Melik nggak sendirian, emang elo? Jomblo!

Ruang bawah tanah tempat Sayuti Melik mengetik naskah proklamasi
Ruang bawah tanah tempat Sayuti Melik mengetik naskah proklamasi

Di ruang bawah tanah ia ditemani oleh B.M Diah, dan nggak segampang itu ternyata buat ngetik naskah proklamasi, karena Sayuti Melik harus melewati beberapa revisi dan banyak sekali penulisan kata yang harus diganti. Tuh! Kalian harus berterimakasih sama Sayuti Melik, karena kalau nggak ada dia naskah Proklamasi nggak bakalan ada sampe saat ini.

“Buat yang lagi pada skripsi, nggak usah sedih kalau di revisi sama dosen, Sayuti Melik aja nggak patah semangat!!”

Ruang Pengesahan tempat disetujuinya konsep naskah proklamasi
Ruang Pengesahan tempat disetujuinya konsep naskah proklamasi

Lanjut! Sekarang kita keruangan terakhir yang berada di lantai satu museum ini. Masih disekitaran situ aja kok, Ruang Pengesahan ini merupakan tempat dimana konsep naskah Proklamasi disahkan dan dihadiri oleh kurang lebih 40-50 orang yang datang. Tempat ini juga merupakan salah satu tempat dimana Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta menandatangani naskah Proklamasi atas nama Bangsa Indonesia.

Baca juga biar nggak bosen Kenalan, Yuk!

Kamar Mandi di Museum Perumusan Naskah Nasional yang masih bersih dan terawat, eitss tapi tidak boleh dipergunakan ya
Kamar Mandi di Museum Perumusan Naskah Nasional yang masih bersih dan terawat, eitss tapi tidak boleh dipergunakan ya

Sudah puas jalan-jalan di lantai satu, kini giliran gue naik ke lantai dua. Di lantai dua ini gue nemuin banyak banget kamar mandi, antara seram, merinding sama bingung. “Kenapa banyak banget kamar mandi di sini, ini Hotel atau apa?”

Karena pas gue dateng emang beneran sepi dan gue agak merinding sendiri, apalagi gue sesekali masuk ke kamar mandi itu sendiri! Oh iya, kalau lo dateng kesini jangan pernah sekali-kali buat nyobain kamar mandi ini ya.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Tempat ini benar-benar bisa ngebuat gue throwback ke masa kecil gue yang mendapatkan nilai yang lumayan bagus nilai jelek terus pas jaman SD. Ngomong-ngomong soal kamar mandi, di lantai dua ini ternyata lebih banyak pameran dan barang-barang peninggalan para pahlawan. Mulai dari baju, jam tangan yang super keren banget, kacamata, sepatu, topi dan lainnya bisa lo liat sendiri di museum ini.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Ini dia barang-barang peninggalan para Tokoh pada peristiwa Perumusan Naskah Proklamasi

Di lantai dua nggak cuma mamerin barang-barang peninggalan dan kamar mandi aja, tapi lo juga bisa melihat ada patung dari Moh. Hatta yang mejeng. Lo juga diajak muter-muter sambil melihat-lihat cerita yang terjadi pada saat peristiwa perumusan naskah proklamasi.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Kalau kamu ketinggalan baca beritanya, kamu bisa download aplikasi dan tinggal scan di hape kamu, Lho!

Ada banyak banget cerita yang menempel pada dinding museum tersebut, ceritanya juga beragam dan bermacam-macam dan nggak akan selesai kalau gue ceritain semua! Mendingan lo langsung aja dateng kesini, Yuk!

Museum Perumusan Naskah Proklamasi
28 Tokoh di Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Jangan lupa untuk berterimakasih juga kepada 28 tokoh-tokoh yang sudah berjuang dalam perumusan naskah proklamasi 16 Agustus 1945 yang lalu.

Advertisements

5 thoughts on “Yakin Main Ke Mall Lebih Seru? Coba Intip Museum ini Dulu Deh!

  1. Budaya berkunjung ke museum sepertinya masih menjadi sesuatu yang Aneh bagi remaja Indonesia. Yang kebanyakan merasa lebih keren kalau nongkrong di mall.

    Rasanya, butuh di soundingkan lagi agar budaya berkunjung ke museum semakin menjadi sesuatu yang dibutuhkan ^_^

    Liked by 1 person

  2. its a rare occasion to go the museum, especially at the weekends. youngsters nowadays only want to spend times at mall. two thumbs up for you for sharing this writing.

    Like

    1. Hahaha yepp! But there are so many youngsters i met at the Museum too when i go to the Museum aither Art Gallery, ya i wish they could know more about their Indonesian History and culture. Thankyou tho! Cheers~

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s