Pameran Seni Rupa Nusantara 2017 Kembali Hadir dengan Tema “REST AREA: Perupa Membaca Indonesia”


Kemarin, gue datang ke sebuah Pameran Seni Rupa Nusantara 2017 yang berlangsung di Galeri Nasional Indonesia. Pameran akbar dua tahunan atau yang biasa disebut juga dengan Biennale ini memang merupakan acara yang hampir tak pernah terlewatkan dalam perhelatan karya seni.

Pameran Seni Rupa Nusantara 2017 ini juga merupakan yang ke-9, sejak tahun 2001 yang lalu. Pameran yang bertaraf nasional ini menampilkan 100 karya dari 26 Provinsi di Indonesia.

Pameran seni rupa nusantara 2017

Acara akbar dua tahunan yang mengusung tema, REST AREA: – Perupa Membaca Indonesia ini. Sang kurator, Suwarno Wisetrotomo ini sendiri pun mengungkapkan bahwa penghelatan acara ini demi menggali pertanyaan-pertanyaan publik dan kesadaran para warga Indonesia, “apakah karya seni rupa masih memiliki fungsi sebagai saksi dan pecatat zaman.”

Dalam pagelaran akbar ini, tentunya sang Kurator tak sendirian, lho. Suwarno Wisetrotomo ditemani oleh A. Sudjud Dartanto ini telah berhasil menyeleksi banyaknya karya yang terdapat di hampir seluruh Indonesia ini. Hmm, lo kebayang nggak sih? Dari sekian banyak karya, para kurator ini harus menyeleksi hanya 100 karya saja. Gilingan sist~ Tentunya tak gampang untuk bisa mendapatkan 1 karya dari para perupa yang berada di Indonesia ini. Melalui mekanisme penyeleksian karya yang cukup ketat, kedua Kurator ini memberikan kesempatan dan peluang bagi para perupa di Nusantara dalam menunjukan kreativitas, potensi dan eksistensinya dalam dunia seni.

Pastinya pengen dong berkunjung ke Galnas dalam waktu dekat ini? Pastiin dulu ya guys, kalau tempat ini beroperasi mulai pukul 11.00 – 19.00 WIB. Acara yang terbuka untuk umum ini juga tidak dipungut biaya apapun, alias Gratis…tisss…tisss termasuk parkir gedung.

Berlokasi di Jalan Medan Merdeka Timur No.14 Jakarta Pusat, lokasi dan galeri ini sangat mudah terjangkau. Bersebrangan dengan stasiun gambir.

Galeri Nasional Indonesia

Nantinya, kalau kamu sudah menginjakan kaki di Galeri Nasional, dalam pameran ini kamu bisa melihat banyak sekali koleksi seni rupa dari para perupa Indonesia. Btw, gue nggak konsisten nih, kadang lo kadang kamu. Tapi inget, kamu tetap di hati kok, (bodo amat Sha!) Oh iya, btw nanti kalo kalian mau berkunjung ke Pameran Seni Rupa Nusantara 2017 ini, ada banyak banget karya yang bisa ditemui, mulai dari lukisan, patung, grafis, fotografi, hand-drawing, object, instalasi, video art, batik dan keramik.

Terbagi dalam 3 lokasi, kamu bisa berkunjung ke gedung A, B dan D. Buat kamu yang ingin lebih tahu tentang seni rupa, sepertinya wajib datang ke Pameran Seni Rupa Nusantara 2017 ini ya.

pameran seni rupa nusantara 2017
Fotonya @budi.utama_21.vb

Eh…eh.. bentar, gue belom cerita isi dari pameran seni ini kan? Hmm, jadi gini. Pas lo baru sampai dan menginjakan kaki di Galnas, nanti bakalan disambut sama karya dari Budi Utama – besi tua. Tapi, besi bukan sembarang besi, besi tua yang dirangkai menjadi vespa ini benar-benar ciamik dengan tampilan warna yang dominan merah.

Romantika Humor Politik, karya dari Evy Yonathan.

Yuk, langsung saja masuk ke dalam! Nah, pada bagian luar ini kita juga masih disambut sama lukisan-lukisan yang ciamik dan luar biasa kerennya, sampai gak bisa berkata-kata deh gue. Nggak jauh dari situ, gue jalan sedikit agak masuk ke bagian dalam dan gue dikejutkan sama karyanya Evy Yonathan yang berjudul Romantika Politik Humor.

pameran seni rupa nusantara 2017
Karya dari Nita Azhar, Yang Lalu untuk Yang Kelak

Kurang lebih 1 jam lebih gue muterin Galnas kemarin, sama pacar gue. Banyak banget karya-karya yang gue lihat, dan semuanya keren banget. Yang paling gue suka dari semuanya adalah ketika gue masuk dan ketemu langsung karya dari Nita Azhar dengan karyanya (Yang Lalu untuk Yang Kelak) dan Rudy Atjeh (Symphony for the Almighties).

pameran seni rupa nusantara 2017
Karya Rudy Atjeh, Symphony for the Almighties

Gue bingung, mau menikmati yang mana dulu nih, karena dua-duanya bisa bikin gue terenyuh dan nggak mau beranjak. Sumpah gue bakalan balik lagi!

Gue nggak mau ceritain banyak sih, biar kalian datang sendiri dan bisa menyaksikan sendiri, bagaimana seni rupa nusantara ini dan ada apa aja sih?

pameran seni rupa nusantara 2017
Stranger things happens, karya babang Muklay yang always awesome!

Oh iya, btw kemarin gue agak kecewa sih. Soalnya nggak sempet lihat pameran di gedung A karena sesembaknya yang jaga udah pulang. Tapi at least, gue masih bisa liat karyanya Muchlis Fachri, alias Muklay~

PAMERAN
8–27 Maret 2017
Pukul 10.00 – 19.00 WIB

See you!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s