Pameran Solo Triyadi Guntur Wiratmo “Between The Lines”

Sebuah pameran solo dari Triyadi Guntur Wiratmo telah dibuka sejak 10 April 2017 yang lalu di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Dalam pameran kali ini, Triyadi Guntur yang mengambil tema Between The Lines dengan memamerkan karya-karyanya yang luar biasa dan patut sekali kamu saksikan.

Anyway, minggu kemarin gue datang kesana and i’m so excited about his exhibition. Kurang puas rasanya sejam sudah gue habiskan untuk menyaksikan karyanya Triyadi Guntur. Seorang seniman kelahiran Kudus 1974 yang lalu, menampilkan berbagai karyanya dalam gambar bingkai wajah dan perangko. Hmm, kebayang nggak sih? Kerennya seperti apa.

Pameran Solo Triyadi Guntur

Pameran yang telah dibuka sampai 23 April 2017. Buat kamu yang pada penasaran sama karyanya Triyadi Guntur, nanti tanggal 22 April 2017 juga bakalan ada diskusi terbuka mulai pukul 3PM – 5PM. Tentunya ini bukan kali pertamanya Triyadi Guntur mengadakan pameran.

Pameran Solo Triyadi Guntur

Dalam “Between The Lines” ini, ia memperlihatkan 15 karyanya dengan tema yang berbeda-beda. Di kuratori okeh Rizky A Zaelani ini masih bisa kamu lihat sampai akhir minggu ini saja.

Pameran Solo Triyadi Guntur

Hal unik dari pameran ini, kamu harus tahu dulu. Ternyata ia membuat semua karya dalam bingkai gambar dengan paduan perangko ini dengan menggunakan bahan dasar pensil. Buat kamu yang pengen lihat langsung karya-karya kerennya langsung saja datang ke Galeri Nasional Indonesia, minggu ini terakhir lho!!

Pameran Solo Triyadi Guntur

Oh iya, kemarin pas gue datang kesana agak kesel dan sebel ngeliat dedek dedek gemez yang dateng cuma untuk foto-foto di depan karya Triyadi. Bukannya menikmati karya dari sang seniman, mereka malah sibuk foto-foto. Alhasil sama sekali gak menikmati karya, bahkan mereka (mungkin) juga nggak tahu apa yang dilihat dan tidak memahami bahkan menghargai karya dari si seniman itu sendiri. Plizzz! Jangan dicontoh yang seperti ini ya.

Pameran Solo Triyadi Guntur

Jadilah pengunjung yang baik, memang sih nggak ada yang salahnya foto di depan karya seni, tapi alangkah baiknya jika berfoto di samping, foto karyanya saja tanpa harus menutupi si karya seni itu sendiri. Di zaman yang serba modern, banyak para instagramer yang jauh-jauh datang ke Museum atau art gallery hanya demi foto kece ootd maupun untuk mengisi feeds instagram mereka. But please, no offense for those who ever did this ya. Cheers!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s